Tips Membeli Saham Saat Harga Mulai Anjlok

Hi-Codding.netTips Membeli Saham Saat Harga Mulai Anjlok memang perlu diketahui oleh siapa saja yang turun dan terjun kedalam dunia saham. Baik itu bagi investor pemula, ataupun bagi investor yang sudah lama terjun di dunia investasi saham.

Saat seseorang terjun ke dunia saham dilarang untuk Baper. Selogan itu mungkin tepat untuk investor yang cepat baper ketika harga saham mulai tidak stabil. Saham merupakan investasi yang memiliki resiko tinggi, harga saham juga terbilang fluktuatif dan bisa berubah secara cepat.

Meski demikian, bukan berarti anda tidak boleh membeli saham atau melakukan investasi saham ketika memang harganya mulai anjlok. Justru sebenarnya hal itu adalah kesempatan bagi para investor untuk dijadikan sebuah peluang dalam berinvestasi saham.

Baca tips berikut ini agar anda tidak baper ketika harga saham mulai jauh dari rencana awal ketika anda membayangkan keuntungan besar yang akan di dapat disana.

Read :  Tips Untuk Investasi Saham Bagi Pemula

1. Beli Saham Secara Bertahap

Menurunnya harga saham dapat mendatangkan keuntungan besar bagi para pelaku investor saham. Walau mungkin bagi sebagian investor lain itu adalah merupakan sebuah bencana.

Anda bisa membeli incaran lot saham dalam jumlah yang lumayan banyak dengan harga yang murah meriah. Jika biasanya anda membeli saham dengan uang Rp 1 juta anda hanya bisa membeli jenis saham A sebesar Rp 3000 per lembar sebanyak tiga lot, namun saat harganya turun menjadi Rp 2000 per lebar, anda bisa borong 5 lot saham.

Jika investor hanya memikirkan kesempatan tanpa berpikir panjang, maka akan membeli banyak saham. Tetapi perlu mengatur strategi juga.

Sebaiknya hindari membeli saham dalam jumlah yang banyak. Belilah saham secara bertahap. Sebab tidak menutup kemungkinan bahwa harga sahamnya akan turun lagi pada keesokan harinya, sehingga anda bisa lebih untung lagi pastinya.

Read :  Harga Emas Antam Hari Ini 24 April 2021

2. Amati Pergerakan Harga Saham

Perlu diingat bahwa harga saham tidak melulu turun meski keadaan ekonomi sedang sulit. Sebab, sewaktu-waktu saham tersebut akan berbalik arah, dan bisa menguat dengan lebih tinggi lagi.

Apa penyebabnya ? Kenaikan Permintaan investor atau masyarakat terhadap satu saham saat harganya turun, sehingga hal itu akan membuat harga saham kembali mendaki secara perlahan.

Sebelum anda membeli saham perusahaan, rajinlah mengamati pergerakan harganya. Beberapa persentase kenaikan dan penurunan harga dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

3. Belilah Saham Yang Diyakini Akan Kembali Naik

Membeli saham jangan asal murah saja. Karena anda juga harus cermat dan jeli dalam memilih saham yang akan anda beli nantinnya.

Pilihlah saham yang diyakini akan mudah rebound atau menguat lagi pasca harganya turun. Lalu, saham yang seperti apa?

Read :  Bisnis Usaha Rumahan Paling Menjanjikan 2021

Biasanya harga saham yang memiliki kondisi keuangan stabil. Jadi selain cari saham yang memiliki harga murah, anda juga harus melakukan analisa fundamental seperti laporan keuangan.

4. Jangan Panik

Bila sudah terlanjur melakukan investasi saham, maka anda harus sudah siap dengan segala resiko termasuk penurunan harganya.

Jangan langsung panik ketika harga saham turun. Apalagi jika penurunannya sangat tajam, langsung berfikir investasinya rugi, kalut yang akhirnya memutuskan mengakhiri diri sendiri dengan hal-hal yang kurang baik.

Asal anda tahu, bahwa penurunan pada harga saham akan ada ujungnya. Saham akan kembali naik atau rebound, dari merah ke hijau. Jadi sebisa mungkin hindari panik karena panik hanya akan membuat anda melakukan kesalahan saat mengambil keputusan.

Itulah tips yang kami sampaikan dalam informasi bisnis mengenai investasi saham yang dapat kami sampaikan. Semoga yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *